Mengungkap Rahasia Ilmu Pelet Part 1

Di nusantara ini banyak sekali ragam ilmu supranatural baik versi islam ataupun kejawen . Salah satu ilmu yang dicari para pemuda dan pemudi jaman sekarang.

tapi apa kalian sudah tahu apa itu ilmu pelet dan bagaimana cara kerjanya?

Sebelum bahas ilmu pelet kita bahas dulu gelombang otak manusia. Lho, kok jadi bahas gelombang otak? Tunggu dulu, jangan salah paham gaes, gelombang otak ini sangat penting untuk masuknya ilmu pelet ini. Jadi perhatikan ya….

Secara garis besar, gelombang otak manusia sebagaimana dinyatakan oleh Joaquim Filipe dalam bukunya “Agents and Artificial Intelligence”, gelombang otak dikategorikan dalam 5 kategori/jenis, yaitu Beta, Alpha, Theta, Delta dan Gamma. Masing-masing jenis gelombang ini sering berkorelasi dengan kondisi mental yang berbeda. Berikut gelombang otak berdasarkan frekuensinya

1. GAMMA (25 hz – 40 hz) Gelombang otak yang terjadi pada saat seseorang mengalami aktifitas mental yang sangat tinggi dengan kondisi kesadaran penuh. Misal : sedang berada di arena pertandingan, perebutan kejuaraan, sangat panik, histeris, dan ketakutan. Gelombang otak ini cukup berbahaya bagi otak.

2. BETA (12 hz – 25 hz)

Gelombang otak yang terjadi pada saat seseorang mengalami aktifitas mental yang terjaga penuh. Misal : berpikir, rasional, pemecahan masalah, dan keadaan pikiran. Frekuensi ini biasanya pikiran seseorang dominasi oleh logika. Saat seseorang berada di gelombang ini, otak (kiri) sedang aktif digunakan untuk berpikir, konsentrasi, dan sebagainya sehingga menyebabkan gelombangnya meninggi. gelombang tinggi ini merangsang otak mengeluarkan hormon kortisol dan norepinefrin yang menyebabkan cemas, khawatir, marah, dan stress. Akibat buruknya, beberapa gangguan penyakit mudah datang jika kita terlalu aktif di gelombang ini.

3. ALPHA ( 8 hz – 12 hz )

Gelombang otak yang terjadi pada saat seseorang yang mengalami relaksaksi atau mulai istirahat dengan tanda-tanda mata mulai menutup atau mulai mengantuk. Alpha adalah pikiran yang paling cocok untuk pemrograman bawah sadar.

Seseorang yang sedang rileks, melamun atau berkhayal gelombang otaknya berada dalam frekuensi ini. Kondisi ini merupakan pintu masuk atau keluarnya potensi dari alam bawah sadar anda. Anak-anak balita selalu berada dalam kondisi alfa. Itu sebabnya mereka mampu menyerap informasi secara cepat. Dalam kondisi gelombang ini, otak memproduksi hormon serotonin dan endorfin yang menyebabkan seseorang merasa tenang, nyaman dan bahagia. Gelombang alpha akan membuat imunitas tubuh meningkat, pembuluh darah terbuka lebar, detak jantung menjadi stabil, dan kapasitas indra kita meningkat.

4. THETA ( 4 hz – 8 hz )

Gelombang otak yang terjadi pada saat seseorang mengalami tidur ringan, atau sangat mengantuk. Misal saat trance, hypnosis, meditasi dalam, dan khusyu. Perlu diingat,gelombang alpha dan theta adalah gelombang pikiran bawah sadar. Oleh karena itu, anak-anak cepat sekali dalam belajar, imajinasi, mudah menerima informasi apa adanya. Pancaran frekuensi ini menunjukkan seseorang sedang dalam kondisi mimpi. Dalam kondisi ini, pikiran bisa menjadi sangat kreatif dan inspiratif. Seseorang akan menjadi khusyuk, rileks, pikiran hening dan intuisi pun muncul. Ini semua terjadi karena otak mengeluarkan hormon melatonin, catecholamine dan AVP ( Arginine vasopressin).

5. DELTA (0.5 hz – 4 hz) Gelombang otak yang terjadi pada saat ketika Anda tertidur lelap, tanpa mimpi. Fase delta ini adalah fase istirahat bagi tubuh dan pikiran. Tubuh Anda melakukan proses penyembuhan diri, memperbaiki kerusakan jaringan, dan aktif memproduksi sel-sel baru saat Anda tertidur lelap. Frekuensi terendah ini muncul saat seseorang tertidur pulas tanpa mimpi, tidak sadar, tak bisa merasakan badan, dan tidak berpikir. Di gelombang ini otak mengeluarkan HGH (Human Growth Hormone/ hormon pertumbuhan) yang bisa membuat orang awet muda. Bila seseorang tidur dalam keadaan Delta yang stabil, kualitas tidurnya sangat tinggi. Meski hanya beberapa menit, ia akan bangun dengan tubuh tetap merasa segar.

Setelah memahami masing-masing gelombang otak manusia, sekarang kita tahu bahwa gelombang otak yang dapat dengan mudah dimasukin perintah atau intruksi ada di gelombang alpha dan tetha yaitu saat orang itu sedang mengantuk atau tidur ringan.

itulah kenapa orang melakukan ritual pelet selalu tengah malam atau mulai jam 12 malam, pada saat target sedang tidur atau mengantuk. Meski kita tidak tahu kapan jam tidur target, tapi kebiasaan manusia jam 12 malam pasti sudah tidur kalaupun masih bangun kondisi sudah mengantuk berat, kecuali target sedang insomia. Sehingga saat target masuk pada fase alpha dan tetha maka intruksi dari sang pengirim ilmu pelet akan mudah masuk dan mempengaruhi target.

Jadi bagi yang ingin menjaga diri dari ilmu pelet silahkan lakukan sholat tahajud atau sholat malam bagi yang beragama islam, dan melakukan doa malam untuk yang beragama lain

Itu tadi rahasia masuknya ilmu pelet, selanjutnya di part 2 ada pembahasan mengenai cara , tanda yang terkena dan pengobatannya.

Pos blog pertama

Ini adalah pos pertama Anda. Klik tautan Sunting untuk mengubah atau menghapusnya, atau mulai pos baru. Jika ingin, Anda dapat menggunakan pos ini untuk menjelaskan kepada pembaca mengenai alasan Anda memulai blog ini dan rencana Anda dengan blog ini. Jika Anda membutuhkan bantuan, bertanyalah kepada orang-orang yang ramah di forum dukungan.